Showing posts with label Technology. Show all posts
Showing posts with label Technology. Show all posts

Monday, May 15, 2017

Inilah Teroris Baru dari Virus Ransomware bernama Wanna Cry!

Inilah Teroris Baru dari Virus Ransomware bernama Wanna Cry!

Berita Aktual - Rumah sakit di seluruh dunia sedang waspada terhadap serangan siber di beberapa negara, termasuk Indonesia. Sebelumnya disebutkan, dua RS yaitu RS Dharmais dan RS Harapan Kita diserang virus Ransomware jenis Wanna Cry. Namun setelah dipastikan, hanya RS Dharmais yang positif diserang virus tersebut. Sebetulnya seperti apa bahaya virus Wanna Cry?


Inilah Teroris Baru dari Virus Ransomware bernama Wanna Cry!


Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel A. Pangerapan Kementerian Komunikasi dan Informatika menyampaikan serangan siber ini bersifat tersebar dan masif serta menyerang critical resource (sumber daya sangat penting). Maka serangan ini bisa dikategorikan sebagai teroris siber.

"Dengan adanya serangan siber ini kami minta agar masyarakat tetap tenang dan meningkatkan kehati-hatian dalam berinteraksi di dunia siber," kata pria yang akrab disapa Semmy ini dalam keterangan tertulis, Minggu (14/5).

Semmy menjelaskan serangan siber yang menyerang Indonesia berjenis ransomware. Ransomware adalah sebuah jenis malicious software atau malware yang menyerang komputer korban dengan cara mengunci komputer korban atau meng-encrypt semua file yang ada sehingga tidak bisa diakses kembali. Tahun ini sebuah jenis ransomware baru telah muncul dan diperkirakan bisa memakan banyak korban.

"Ransomware baru ini disebut Wannacry. Wannacry ransomware mengincar PC berbasis windows yang memiliki kelemahan terkait fungsi SMB yang dijalankan di komputer tersebut," paparnya.

Saat ini diduga serangan Wannacry sudah memakan banyak korban ke berbagai negara. Oleh karena itu penting untuk melakukan serangkaian tindakan pencegahan dan juga penanganan apabila terjadi insiden.


Tuesday, January 10, 2017

Yahoo Berubah Nama Menjadi Altaba

Yahoo Berubah Nama Menjadi Altaba

Mengutip Business Insider, dalam laporan tersebut diketahui dewan direksi Yahoo memutuskan untuk mengubah nama perusahaan internet tersebut menjadi Altaba Inc.

Pasca merampungkan proses merger dengan Verizon, Yahoo mengumumkan rencana untuk mengganti nama menjadi Altaba Inc. Pengumuman tersebut diketahui dari laporan yang diserahkan Yahoo ke komisi sekuritas dan saham AS.

Namun begitu, dalam kesepakatan tersebut Verizon diketahui tetap akan menggunakan merek Yahoo pada beberapa layanan konsumennya. Dengan kata lain nama Yahoo akan tetap ada.

Nama-nama seperti Tor Braham, Eric Brandt, Catherine Friedman, Thomas McInerney, dan Jeffrey Smith yang merupakan anggota direksi Yahoo saat ini akan mengisi jabatan sebagai direktur Altaba.

Sementara Eric Brand akan menduduki jabatan sebagai pimpinan direksi perusahaan.

Susunan dewan direksi Altaba yang baru sebagaian besar diisi oleh orang-orang Starboard, investor yang mendorong Yahoo untuk menjual perusahaannya. Smith dan Braham juga berasal dari Starboard.

Dalam dokumen yang sama diketahui CEO Marissa Mayer, salah seorang pendiri David Filo dan tiga direksi Yahoo akan mengundurkan diri dari perusahaan.

"Untuk memfasilitasi proses trasisi perusahaan, Marissa Mayer, David Filo, dan tiga direksi Yahoo akan mengundurkan diri jelang kesepakatan akuisisi," ungkap dokumen tersebut.

Verizon diketahui membayar mahar sebesar US$4,83 miliar atau sekitar Rp63 triliun secara tunai untuk membeli Yahoo.

Sejumlah pengamat sempat meragukan langkah akhir Verizon untuk mengakusisi Yahoo, terebih setelah didera isu peretasan besar-besaran sebanyak dua kali. Yahoo sebelumnya diminta untuk menurunkan harga jual, sementara Verizon sempat dilaporkan akan mengurungkan niat untuk membeli perusahaan internet tersebut.


Yahoo Berubah Nama Menjadi Altaba
**Yahoo akan berganti nama menjadi Altaba

Pergantian nama Yahoo merupakan akhir kisah menyedihkan bagi salah satu perintis perusahaan internet di dunia. Yahoo yang merupakan singkatan dari Yet Another Hierarchical Officious Oracle didirikan oleh Jerry Yang dan David Villo yang merupakan lulusan Stanford University pada 1994 lalu.